Tak hanya di Jakarta, saat mudik dan merayakan Lebaran di kampung halamannya, Solo Jawa Tengah, Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo atau yang akrab disapa Jokowi juga membagi-bagikan uang.
Jokowi memberikan tunjangan hari raya (THR) kepada anak-anak. Ketika berkunjung ke rumah ibundanya, Jumat (9/8) malam, Jokowi sengaja memanggil puluhan anak-anak yang berada di sekitar rumah ibundanya tersebut. "Hai anak-anak sini, tak paringi fitrah (uang THR). Gelem opo ora (mau apa tidak) ?," kata Jokowi.
Tak lama kemudian, beberapa anak mendatangi teras rumah yang berada di Jalan Plered Raya No 9, Banyuanyar tersebut. Jokowi segera membagikan uang pecahan Rp 10.000 kepeda mereka. Tak hanya kepada anak-anak di sekitar rumah Sujiatmi Notomiharjo tersebut, Jokowi juga berbagi THR kepada putra-putri karyawannya.
Yudha (15), salah seorang anak yang tinggal di dekat rumah ibunda Jokowi mengaku senang mendapat uang THR. "Saya senang dapet uang dari pak Gubernur," ungkapnya.
Bagi-bagi uang tak hanya dilakukan Jokowi di rumah ibundanya. Saat berkunjung ke rumah mertuanya di Kampung Turisari, mantan Wali Kota Solo itu kembali membagikan THR kepada anak-anak yang datang menyambutnya. Jokowi merogoh uang pecahan Rp 10.000 dari saku celananya.
Sebelumnya, kebiasaan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) yang kerap membagi-bagikan duit kepada warga saat blusukan Lebaran di Jakarta, membuat banyak warga ibu kota iri karena tidak mendapat angpao dari Jokowi.
Alhasil, pada hari kedua Lebaran, rumah dinas Jokowi di Taman Suropati diserbu warga yang berharap bisa bertemu langsung dengan sang gubernur dan mendapat angpao.
Kebiasaan Jokowi bagi-bagi uang saat blusukan dikritik oleh politikus Demokrat, Ruhut Sitompul. Menurut Ruhut, pembagian duit itu dilakukan Jokowi agar tetap populer sebagai capres.
"Megawati aja tidak dukung dia sebagai capres, apalagi rakyat. PDIP ragu sama dia, jadi mesti pakai cara-cara itu (bagi-bagi duit)," tuding Ruhut saat dihubungi merdeka.com, Sabtu (10/8).
Ruhut menilai, hampir semua yang dilakukan Jokowi, termasuk bagi-bagi duit ini adalah demi pencitraan. "Kalau uang pribadi sih tidak apa-apa, kalau uang APBD?" ujar mantan pesinetron ini.
No comments:
Post a Comment