Saturday, August 31, 2013

Tak ada Tokoh Yang Kompeten , Konvensi Capres Demokrat Kian Kehilangan Daya Tarik



INILAH.COM, Jakarta - Konvensi Calon Presiden Partai Demokrat kian kehilangan daya tariknya. Tokoh andalan yang awalnya diharapkan terlibat dalam konvensi yakni Jusuf Kalla dan Mahfud MD memilih tidak ikut serta.

Daya tarik Konvensi Partai Demokrat semakin luntur seiring keengganan dua tokoh yang memiliki jejak rekam dan integritas yang mumpuni di bidangnya yakni mantan Wakil Presiden dan mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) itu.

Yang terbaru, mantan Ketua MK Mahfud MD menghadiri undangan Komite Konvensi Partai Demokrat namun bukan untuk menyampaikan visi misinya tentang ke-Indonesiaan. Mahfud hadir untuk menyampaikan ketidaksediaan dirinya dalam Komite Konvensi Partai Demokrat.

"Setelah saya merenung dan berkonsultasi kepada Allah melalui istikharah serta diskusi mendalam dengan tim politik saya, maka saya memutuskan tidak mengikuti konvensi Partai Demokrat," kata Mahfud di Wisma Kodel, Jakarta Kamis (29/8/2013).

Lebih dari itu, Mahfud yang hadir cuma lima menit itu, menyebutkan hingga saat ini dirinya belum mendapat informasi resmi tentang hak dan kewajiban jika nantinya terpilih sebagai kandidat dalam Konvensi Partai Demokrat.

Di bagian lain, Mahfud menyebutkan Konvensi Partai Demokrat tidak lebih sebagai upaya untuk meningkatkan elektabilitas Partai Demokrat. "Di balik Konvensi Partai Demokrat ada motif untuk menaikkan elektabilitas Partai Demokrat," sebut Mahfud.

Sebelumnya, bekas Wakil Presiden Jusuf Kalla juga melakukan hal serupa. JK menolak untuk ikut dalam Konvensi Partai Demokrat dengan alasan saat ini dirinya masih menjadi kader Partai Golkar. Jika kelak terpilih sebagai capres dari Partai Demokrat, tuntutan agar pindah partai menjadi penghambat Ketua Umum PMI ini. "Pada saat terpilih dia harus jadi kader, jadi kita hormati (penolakan JK)," ujar Sekretaris Komitte Konvensi Partai Demokrat Suaidi Marasabessy.

Ketidakikutsertaan JK dan Mahfud MD dalam Konvensi Partai Demokrat jelas mengurangi gengsi Konvensi Partai Demokrat. Di antara deretan tokoh-tokoh yang terlibat dalam Konvensi Partai Demokrat, dari sisi elektabilitas masih di bawah JK dan Mahfud.

Dari sederatan tokoh yang hadir dalam Komite Konvensi hingga saat ini nama Anies Rasyid Baswedan (ARB) menjadi unggulan. Menurut Wakil Sekjen DPP Partai Demokrat Ramadhan Pohan, figur ARB merupakan sosok yang sederhana dan bukan kapitalis.

"Dia paling muda. Nama dia gak pernah tercemar dia gak pernah kena skandal korupsi maupun sex itu gak pernah," kata Ramadhan di gedung DPR, Kompleks Parlemen Senayan Jakarta, Kamis (29/8/2013).

Sebelumnya, Direktur Eksekutif Pol-Tracking Hanta Yudha mengatakan besar kemungkinan hasil Konvensi Partai Demokrat tidak linier dengan pilihan Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat SBY. "Mungkin saja SBY menghendaki bukan orang-orangnya yang menang di konvensi. Konvensi ini masih berpotesi diveto oleh SBY sesuai aturan internal partai pasal 13 poin 5," ujar Hanta dalam sebuah diskusi di gedung DPR RI Jakarta. [mdr]

No comments:

Post a Comment