Jakarta - Pemukiman kumuh yang menjamur di kawasan sekitar Waduk Pluit akan berganti menjadi taman. Gubernur DKI Jakarta Jokowi mengatakan penggusuran itu dilakukan demi membuat ruang terbuka bagi publik.
"Dulu-dulu sering dipindah, digusur, jadinya nol, jadinya apartemen. Kita tunjukin kalau ini bener buat masyarakat umum, jadi timbul masyarakat percaya," ujar Jokowi saat meninjau sisi barat Waduk Pluit, Senin (12/8/2013).
"Ini public space, public area. Yang sana agak menjorok. Ada dek kayu buat mancing," imbuh eks Walikota Solo itu.
Jokowi mengatakan kawasan Waduk Pluit akan jadi percontohan ruang terbuka bagi masyarakat umum. Dan untuk permukiman akan dipindahkan ke rumah-rumah susun.
"Nunggu rusun. Begitu rampung, masuk, rampung, masuk. Ditata, tahun depan lah rampung rusunnya dulu," jelas Jokowi yang mengenakan kemeja putih favoritnya.
Suami Iriana itu juga tidak anti PKL. Nantinya PKL juga diizinkan untuk berdagang tapi asal tidak merusak dan mengotori taman.
"Sebenernya PKL jualan, nggak apa-apa. Tapi jangan buat lapak, jangan mengotori. Di gambar desainnya juga ada," pungkas Jokowi.
No comments:
Post a Comment