Sindonews.com - Belum jelasnya kenaikan tarif yang sudah diusulkan Pemprov DKI ke DPRD DKI Jakarta, Joko Widodo meminta masyarakat mendesak langsung ke DPRD agar kenaikan tarif di ketok palu.
"Biar yang mendesak masyarakat. Dulu suratnya langsung kita kirim kesana, agar cepat keluar sehingga di lapangan tidak terjadi kenaikan harga angkot sendiri," kata Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo di Balai Kota, Jumat (5/6/2013).
Mantan Wali Kota Solo ini mangaku sudah memberikan surat pada DPRD DKI Jakarta untuk mengambil langkah terkait tarif namun sampai saat ini belum ada tindak lanjut.
Sementara untuk kerugian yang terjadi pada Organda akibat tarif yang belum jelas, Ia tidak berkomentar karena Organda sudah bertemu langsung dengan DPRD.
"Loh kok tanya saya. Gimana si saya sudah mengajukan sudah ketemu organda sudah ketemu dewan transportasi dan langsung membuatkan surat juga langsung diajukan (ke DPRD). Jadi tanyanya jangan ke saya," tutur Jokowi.
Jokowi berharap para sopir angkota tidak menaikan tarif secara sepihak sebelum keluar peraturan yang disahkan DPRD.
"Ya, enggak boleh dong, karena memang harus ada aturannya dulu jadi baru keluar (tarif barunya)," tandasnya.
No comments:
Post a Comment