Wednesday, July 17, 2013

Terkuak, Penjualan Merpati hanya akal - akalan licik Dahlan Iskan

Forum Pegawai Merpati (FPM) menilai keputusan untuk menjual Merpati Nusantara Airlines (MNA) adalah akal-akalan Menteri BUMN Dahlan Iskan untuk memertahankan posisi Rudy Setyopurnomo, Direktur Utama maskapai penerbangan nasional itu. Padahal selama dipegang Rudy, Merpati telah mencapai titik nadir keterpurukannya.

"Performa Dirutnya yang sombong dan arogan, suka main pecat karyawan, dan diingatkan sudah ada surat dari Lembaga Bantuan Hukum BUMN untuk diselesaikan dengan baik," kata ketua FPM Danu Risman, dalam siaran pers, Rabu (17/7).

Menurut Danu, sebenarnya, Komisi VI DPR-RI telah meminta Dahlan Iskan untuk mengganti Dirut Merpati Rudy Setyopurnomo. Namun, kenyataannya, Dahlan berlaku sebaliknya, bahkan mengambil jalan lain dengan menjual Merpati sebagai strategi untuk tidak melaksanakan rekomendasi Komisi VI DPR-RI tersebut.

"Dengan tidak segera mengganti dirut Merpati saat ini, kami patut curiga ada apa dibalik itu," ucapnya

Dia menguraikan, sejak dipegang Rudy, Merpati mencetak kerugian terbesar sepanjang sejarah. Kondisi itu ditutupi Rudy dengan mengatakan bahwa Merpati dimasa mendatang tidak perlu lagi dibantu pemerintah.

"Dia suka berbohong dengan mengatakan minggu pertama setelah dilantik Merpati sudah mulai untung Rp 500 juta perhari, dalam waktu 6 bulan kedepan Merpati akan untung dan akan mendatangkan pesawat yang sampai saat ini tidak pernah terwujud," kata Danu

Untuk itu, diakuinya, FPM berharap Dahlan Iskan mengambil langkah realistis dalam menyelamatkan Merpati dan segera mengganti Dirut MNA, Rudy Setyopurnomo.

No comments:

Post a Comment